Monday, 6 December 2010

Uninterruptible power supply

Uninterruptible power supply (disingkat UPS) adalah perangkat yang biasanya menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif, untuk Dapat memberikan suplai daYa yang tidak terganggu untuk perangkat elektronik yang terpasang. UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware. UPS akan menjadi system yang sangat penting dan sangat diperlukan pada banyak perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, jasa informasi, penyedia jasa internet dan banyak lagi. Dapat dibayangkan berapa besar kerugian yang timbul akibat kegagalan daya listrik jika sistem tersebut tidak dilindungi dengan UPS.

Fungsi Utama dari UPS

1. Dapat memberikan energi listrik sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik utama.
2. Memberikan kesempatan waktu yang cukup untuk segera menghidupkan genset sebagai pengganti listrik utama.
3. Memberikan kesempatan waktu yang cukup untuk segera melakukan back up data dan mengamankan [[sistem operasi] (OS) dengan melakukan shutdown sesuai prosedur ketika listrik utama padam.
4. Mengamankan sistem komputer dari gangguan-gangguan listrik yang dapat mengganggu sistem komputer baik berupa kerusakan software, data maupun kerusakan hardware.
5. UPS secara otomatis dapat melakukan stabilisasi tegangan ketika terjadi perubahan tegangan pada input sehingga tegangan output yang digunakan oleh sistem komputer berupa tegangan Yang stabil.
6. UPS dapat melakukan diagnosa dan management terhadap dirinya sendiri sehingga memudahkan pengguna untuk mengantisipasi jika akan terjadi gangguan terhadap sistem.
7. User friendly dan mudah dalam installasi.
8. Pengguna dapat melakukan kontrol UPS melalui jaringan LAN dengan menambahkan beberapa aksesoris yang diperlukan.
9. Dapat diintegrasikan dengan jaringan internet.
10. Notifikasi jika terjadi kegagalan dengan melakukan pengaturan perangkat lunak UPS management.

Jenis-jenis UPS berdasarkan cara kerjanya

Line-interactive UPS
Pada UPS jenis ini diberi tambahan alat AVR (automatic voltage regulator) yang berfungsi mengatur tegangan dari suplai daya ke peralatan.

On-line UPS
Pada UPS jenis ini terdapat 1 rectifier dan 1 inverter yang terpisah. Hal ini lebih mahal apabila dibandingkan dengan dua jenis UPS lainnya. Dalam keadaan gangguan, suplai daya ke rectifier akan diblok sehingga akan ada arus DC dari baterai ke inverter yang kemudian diubah menjadi AC.

Off-line UPS
UPS jenis ini merupakan UPS paling murah diantara jenis UPS yang lain. Karena rectifier dan inverter berada dalam satu unit. Dalam keadaan gangguan, switch akan berpindah sehingga suplai daya dari suplai utama terblok. Akibatnya akan mengalir arus DC dari baterai menuju inverter.
Komponen-komponen UPS

Baterai
Jenis baterai yang digunakan UPS umumnya berjenis lead-acid atau jenis nikel-cadmium. Baterai ini umumnya mampu menjadi sumber tegangan cadangan maksimal selama 30 menit.

Rectifier (penyearah)
Penyearah berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi arus DC dari suplai listrik utama. Hal ini bermanfaat pada saat pengisian baterai.

Inverter
Kebalikan dari penyearah, inverter berfungsi untuk mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Hal ini dilakukan pada saat baterai pada UPS digunakan untuk memberikan tegangan ke komputer.

Cara kerja UPS
UPS bekerja berdasar kepekaan tegangan. (RT)UPS akan menemukan penyimpangan jalur voltase (linevoltage) misalnya, kenaikan tajam, kerendahan, gelombang dan juga penyimpangan yang disebabkan oleh pemakaian dengan alat pembangkit tenaga listrik yang murah. Karena gagal, UPS akan berpindah ke operasi on-battery atau baterai hidup sebagai reaksi kepada penyimpangan untuk melindungi bebannya (load). Jika kualitas listrik kurang, UPS mungkin akan sering berubah ke operasi on-battery. Kalau beban bisa berfungsi dengan baik dalam kondisi tersebut, kapsitas dan umur baterai dapat bertahan lama melalui penurunan kepekaan UPS.

Friday, 27 August 2010

Tips Menggunakan Motor untuk perjalanan jauh

• Cek kondisi Alur & tekanan Ban depan,belakang
Periksa kondisi ketebalan alur ban dan tekanan ban depan, belakang sesuai dengan standard yang telah ditentukan. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan anda diperjalanan mudik anda yang berkelok-kelok dan penuh rintangan.

• Cek Fungsi Rem depan belakang
Pastikan Rem anda berfungsi dengan sewajarnya. Pastikan tidak terlalu pakem dan tidk terlalu longgar supaya perjalanan anda lebih aman dan nyaman.

• Cek Fungsi Lampu & Signal ( lampu Sign,lampu rem,indikator bensin,oli )
Pastikan seluruh fungsi lampu pada kendaraan Mudik anda berfungsi dengan normal. Hal ini sangat diperlukan untuk memberikan penerangan dan sinyal kepada pengguna jalan lainnya pada perjalanan anda di malam harinya. Jikalau ada sedikit kendala atau masalah pada motor anda yang menurut anda tidak wajar, segera ganti lampu sebelum melakukan perjalanan jauh anda.

• Cek kelengkapan sepeda motor ( Spion ,Tool kit )
Kelengkapan sepeda motor merupakan kelengkapan yang penting, dimana ada beberapa orang yang mengabaikan kelengkapan tersebut. Periksa kelengkapan sepeda motor ini, sangat perlu untuk diperhatikan untuk membantu anda menyelesaikan permasalahan ringan pada motor anda.

• Cek sistem kemudi & suspensi depan belekang
Sistem kemudi dan suspensi motor merupakan faktor yang sangatlah vital. Dimana motor yang pernah mengalami benturan keras pada kemudi nya ini akan rawan mengalami ketidaksentralan pada sistem kemudi yang akan berakibat pada ketidakstabilan pada penggunaan kendaraan bermotor.

• Cek kelayakan sproket ( gear ) depan,belakang & rantai.
Hal ini berkaitan dengan kelancaran perputaran roda pada motor anda. Pastikan Rantai anda tidak putus ditengah jalan ataupun Sproket motor anda tidak gundul.


• Periksa kondisi Battery ( Accu )
Baterry merupakan komponen kelistrikan yang paling vital. Apabila kekurangan daya pada battery akan menyebabkan melemahnya fungsi pada klakson motor anda dan pada fungsi Stator dan penerangan pada motor anda. Apabila terjadi kekurangan daya pada baterry motor anda, segera lakukan pengisian kembali baterry anda supaya prima menemani perjalanan jauh anda.

TIP PERAWATAN SEPEDA MOTOR SEHARI-HARI bagi anda (SEBELUM SERVICE RINGAN / 3000 KM)

1. Sepeda Motor Moped (Menggunakan transmisi)
� Rantai
Selalu perhatikan kebersihan, kekencangan (20-30 mm dari posisi rantai paling kencang), dan pelumasan rantai secara periodik dilakukan setiap 500 Km (Kelihatan mata rantai kering / berkarat) dengan menggunakan olie sae 90 atau Chain Lubrication.
� Baterai
Periksa ketinggian air accu setiap 2 minggu (1000 Km), jangan sampai melewati batas terendah/lower. Penambahan bisa dilakukan dengan menggunakan air accu / air suling dan tidak melebihi batas atas / upper yang tertera pada accu.
� Olie
Periksa ketinggian olie di dalam ruang mesin dengan menggunakan stik olie tanpa memutar ulir (drat) stik olie. Periksa apakah ketinggian olie sudah sesuai dengan standar garis tanda ketinggian olie.
� Rem
Periksa nyala lampu rem, gerak bebas pedal rem, dan tanda ketebalan / keausan kanvas rem
� Radiator (khusus bagi Sepeda Motor yang menggunakan Pendingin)
Lakukan pemeriksaan ketinggian air radiator cadangan yang terdapat pada tangki recovery untuk sepeda motor yang menggunakan pendingin air, jangan sampai mencapai batas terendah / lower. Periksa juga sirip-sirip radiator apakah ada yang penyok (dapat mempengaruhi fungsi pendingin pada radiator)
� Ban
Periksa tekanan ban setiap satu minggu (500 Km), apakah tekanannya sudah sesuai dengan standarisasi. Ukuran standar untuk tekanan Ban Depan 200 kPa (2,00 kgf/cm�, 29 psi), Sedangkan Ban Belakang 225 kPa (2,25 kgf / cm�, 33 psi).
� Pembersihan Sepeda Motor
Pembersihan atau mencuci sepeda motor lebih baik tidak menggunakan air yang bertekanan terlalu tinggi.


2. Sepeda Motor Matic (Continously Variable Transmision)
� Olie
Pelumasan pada motor jenis Matic ada 2 macam yaitu pelumasan mesin dan pelumasan gear box. Gunakan pelumas standard untuk pelumasan motor jenis Matic.
� CVT (Continously Variable Transmission)
Ruang CVT diusahakan terhindar dari DOA (Debu, Olie, dan Air). Lakukan pembersihan pada filter ruang CVT secara periodik (1000 Km) atau tergantung kondisi lingkungan sekitar. Servis besar CVT dilakukan pada 10.000 Km

Wednesday, 11 August 2010

Cara Baca Kode Produksi Ban

Siapa tahu yang ban motornya udah gundul siap-siap cari info cara membeli Ban....nich sebagai info ....siapa tahu ada yang belum tahu..hee.heee..

Banyak orang tidak tahu bahwa yang paling penting adalah kode waktu produksi daripada ban.
Ban akan expired (kedaluwarsa) dalam waktu tiga tahun setelah ban tersebut dibuat
Nah untuk membaca adalah sebagai berikut :
Kode produksi dicetak pada salah satu sisi ban lihat gambar 1 & 2, dengan marking unik mirip peneng.
Setiap pabrik ban memiliki jumlah digit tersendiri untuk kode tersebut, ada 5 digit, ada pula yang 7 digit.
Tetapi 4 DIGIT dari belakang adalah standard international yang menunjukkan format WWYY
MINGGU (WEEK) dan TAHUN (YEAR) ban tersebut dibuat.
Contoh: 2001 = produksi Minggu ke-20, Tahun 2001
X2001 artinya ban tersebut dibuat pada MINGGU ke-20, TAHUN 2001

CJJ5101 artinya ban tersebut dibuat pada MINGGU ke-51, TAHUN 2001
Nah jika ketika anda membeli ban baru tetapi toko menyodorkan ban yang sudah kedaluwarsa … anda berhak menolaknya
Memakai ban expired berarti terancam pecah ban di jalan
Sebaiknya waktu pemakaian pun tidak lewat dari masa expired tersebut.
Ideal 2 tahun ban diganti total

Caliper Rem

Salam Bikers.....................
Buat pemakai kendaraan motor, sekarang perlu lebih hati-hati terhadap tangan jahil. Yang bikin gemas adalah komponen yang diambil merupakan komponen penting keselamatan yaitu Caliper Rem!Konon caliper rem ‘copotan’ banyak diminati. Sumber salf7.com
Si tangan jahil bergerak sangat cepat, membuka baut pengikat Caliper, kemudian memotong selang rem dengan cutter.. BAH!!
Kalau melihat konstruksi pemasangan caliper pada umumnya sepeda motor, hanya dua baut saja yang mengikat caliper dengan suspensi/bracketnya.
Sayang sekali motor jenis bebek keluaran Suzuki seperti Suzuki Shogun dan Suzuki Smash menggunakan baut biasa! Sementara produk merek lain menggunakan baut jenis bintang-6.
Akibatnya hanya bermodal kunci pas atau kunci ring, dalam waktu kurang dari 2 menit dua baut itu bisa dilepas dengan mudah. Itu yang menyebabkan motor bebek tersebut sering mengalami apes hilangnya caliper rem pada saat diparkir.

Namun untuk motor lainnya yang menggunakan baut HEX (baut-L) maupun baut Bintang-6 jangan berbangga hati dulu…
Membanjirnya produk Hand Tools asal China ke pedagang kaki lima, memudahkan orang memperoleh kunci untuk membuka baut-HEX yang berbentuk Kunci-L (berbentuk huruf L), bahkan juga bisa ditemui kunci untuk membuka baut Bintang-6 dengan berbagai ukuran… Nah lho!!
Lantas, bagaimana solusi pencegahan dini untuk melindungi caliper dari si tangan jahil?
Paling tidak bisa membuat si tangan jahil enggan untuk mencuri caliper dari motor kita.
Berikut tips sederhananya..
Foto di bawah memperlihatkan dua baut bintang-6.
Motor pada foto tersebut adalah Suzuki Shogun 125R yang sebelumnya masih menggunakan baut biasa, kemudian diganti dengan baut bintang-6 seperti yang digunakan oleh motor-motor merek Yamaha.
Dipilih bentuk yang bulat seperti itu agar tidak mudah diputar dengan tang jepit (akan licin).
Target operasi kita adalah menambal atau menimbun lubang baut tersebut dengan lem epoxy agar baut tidak bisa dibuka dengan mudah, karena ketika epoxy mengering, akan menjadi material yang keras dan kuat.


Sediakan lem Epoxy yang banyak dijual di pasaran.
Untuk spesifikasi lem epoxy tersebut tidak harus tinggi, tidak perlu yang tahan suhu tinggi, tidak perlu yang tahan tekanan tinggi dan seterusnya.
Di supermarket harganya mungkin sekitar 5ribu hingga 10ribu rupiah saja.
Lem Epoxy terdiri dari 2 komponen.
1. EPOXY : adalah bahan utama lem tersebut.
2. HARDENER : adalah katalis untuk mengeraskan epoxy tersebut.
Mulailah dengan tube EPOXY terlebih dahulu, kemudian tube HARDENER.
Ingat, campuran 2 komponen tersebut harus dengan perbandingan yang sama persis.
Jika terlalu banyak epoxy, maka lem akan lama sekali mengering, atau bahkan tidak bisa mengeras.
Jika terlalu banyak hardener, maka lem akan terlalu cepat kering, bahkan pecah atau retak-retak. Segera setelah campuran lem tersebut diaduk rata, tutuplah lubang baut tersebut hingga rata. Rapihkan sisa lem yang ada pada baut tersebut hingga benar-benar bersih, dengan menggunakan kain atau tissue. Eitss.. sebentar dulu. Lantas muncul pertanyaan… bagaimana untuk membongkarnya???
Untuk membongkarnya adalah dengan cara memahat epoxy tersebut dengan obeng kecil yang tajam, hingga kunci baut bintang-6 bisa masuk untuk membukanya.
Memahatnya tidaklah mudah, paling tidak butuh waktu sekitar 5 hingga 10 menit untuk satu baut.Nah dengan modal lem epoxy, kita bisa melindungi komponen yang berharga sekitar 400ribu hingga 700ribu rupiah!
Ga ada ruginya untuk dicoba.
Semoga bermanfaat.